Football Handicap app_Baccarat Pot_Best online casino in Indonesia_Football betting app download_Baccarat account opening

  • 时间:
  • 浏览:0

TThe most stable baccarat playhThe most stable baccarat playe most stable baccarat playtThe most stable baccarat playak leThe most stable baccarat playngkap rasanya apabila ke Manila tanpa mengunjungi Malacanang Palace. Dulunya, Malacanang adalah istana kepresidenan Filipina. Namun kini sudah berubah fungsi menjadi museum kepresidenan dan perpustakaan. Sayangnya masuk ke Malacanang Palace tidaklah mudah. Kamu mesti reservasi terlebih dahulu via email untuk bisa berkunjung ke sana.

Sebagai wilayah jajahan Spanyol, tak heran jika ada beberapa benteng yang masih tampak kokoh di Manila. Salah satu yang paling populer adalah Fort Santiago. Ya kalau di Jogja kaya Benteng Vredeburg kali ya. Selain tempatnya masih terasa ‘kolonial’ banget, kamu juga bisa foto-foto cantik lho di sana. Jangan lupa bawa properti seperti topi atau balon ya.

Landmark utama di Intramuros adalah Gereja San Agustin yang telah berusia 450 tahun. Gereja peninggalan Spanyol ini jadi favorit turis ketika berkunjung ke Manila. Foto di sini menjanjikan latar yang indah dan serasa berada di Eropa ya. Epik nan apik!

Makati adalah kawasan yang tersibuk di Manila dengan segala keramaian yang memanjakan turis. Kamu bisa melihat kota Manila dari Makati Skyline di lantai 15. Jangan lupa tiap tahunnya ada Festival of Lights di Ayala Triangle yang bakal memanjakan para pecinta selfie. Festival cahaya yang berwarna-warni akan bikin kamu betah liburan ke Manila.

Jika Jakarta punya kota tua warisan Belanda, Manila juga punya kota tua warisan sang penjajah, Spanyol. Bagi kamu yang gemar selfie sekaligus menelusuri sejarah suatu kota, datanglah ke kawasan Intramuros. Kamu bisa menyaksikan kota tua bergaya arsitektur Spanyol di Intramuros yang berada di balik dinding. Jelajahi jalanan dan bangunan tuanya yang terlah berusia ratusan tahun. Tunggulah senja, maka kamu akan serasa berada di Eropa ketika menjelajahi Instramuros.

Bonifacio Global City adalah kawasan elit dan sentra bisnis di Manila yang harus kamu kunjungi saat bertandang ke sana. Tak cuma ada gedung perkantoran yang tinggi menjulang, ada banyak fasilitas publik yang bisa kamu manfaatkan untuk foto-foto. Apalagi di sana ada banyak instalasi seni 3D ataupun mural yang begitu indah terpampang nyata di gedung-gedung. Wah bakalan betah deh foto-foto di BGC.

Nah, destinasi di Manila udah. Sekarang yuk kita bahas budget ke sana. Pertama-tama, kamu sudah tahu kan kalau saat ini AirAsia membuka rute baru penerbangan Jakarta – Manila dan Denpasar – Manila? Jika kamu naik AirAsia dari Jakarta ke Manila PP, biaya 1,5 jutaan sudah cukup lho. Biaya hotelnya juga masih standar kok, per malam 300 ribu udah lumayan banget. Kalau kamu di Manila 3 malam 900 ribu cukup deh. Nah, buat makan dan masuk tempat wisata 600 ribuan juga udah bisa kok. Totalnya sekitar 3 juta sudah bisa eksplor Manila dengan paripurna.

Permasalahan utamanya sih, dulu memang jarang ada tiket murah dari Indonesia ke Filipina. Tiket promo berseliweran ke Kuala Lumpur dan Singapura melulu, jarang ke Manila.  Selain itu, belum banyak penerbangan yang langsung ke Manila. Tapi itu dulu ya. Sekarang tiket ke Manila sudah semakin terjangkau dan AirAsia membuka rute baru penerbangan langsung dari Jakarta/Denpasar ke Manila. Biar makin mupeng, simak 7 spot Instagramable ala Eropa ini yuk!

Tunggu apalagi, yuk segera pesan tiket AirAsia untuk ke Manila. Jangan lupa siapkan properti, karena banyak banget spot instagramable yang bakal kamu temui. Cuss!

Luneta Park atau Rizal Park adalah taman kota dengan monumen perjuangan rakyat Filipina melawan penjajah. Di sini, Jose Rizal dan pejuang lainnya dieksekusi mati. Untuk itu wisata di sini juga bisa untuk wisata sejarah Filipina. Nah, kamu yang suka belajar sejarah sekaligus bersantai di kebun dan taman wajib ke Luneta atau Rizal Park ini sih.

Filipina kini tengah jadi primadona pariwisata baru di Asia Tenggara. Panorama alamnya tak kalah indahnya dengan gugusan Kepulauan Raja Ampat di Indonesia, hingga kota tuanya tak kalah dengan Makau ataupun Malaysia. Mungkin banyak di antara kamu yang kurang familiar dengan Filipina, tak seperti Malaysia dan Singapura. Padahal ya sama-sama negara tetangga dan saling berbatasan. Toh, masuk ke Filipina juga bebas visa lho. Tapi kenapa ya kok terasa jauh dari Indonesia. Hehehe.