bet365 alternate URL_Baccarat winning skills_Baccarat Techniques_Baccarat betting skills

  • 时间:
  • 浏览:0

"Betting Platform Collectionbetting PlBetting Platform Collectionatform Collectionaku tak pernah mau menjadi Betting Platform Collectionsebab kemurungan dirimu, maafkan aku"

Hati yang pernah kucuri dalam keadaan untuh dulu, sekarang kukembalikan padamu dalam keadaan rusak, maafkan aku. Namun aku selalu berniat untuk memperbaikinya, apakah dirimu mengizinkannya? Jika jawabanmu adalah 'tidak' kuharap kau tak membiarkan ada pria lain yang kau percayakan dapat memperbaiki hatimu, karena aku akan selalu memendam rasa curiga padanya.

Begitu juga denganku, yang sekarang masih bertekad untuk tetap sendirian, atau sudah kembali menggendong seorang perempuan yang sekarang adalah penghuni baru yang tinggal di lubuk terdalam hatiku.

Aku tak bisa berbohong tentang hal ini, karena dirimu mengajariku beribu hal yang tak pernah kuketahui sebelumnya, bahkan sebagian dari kepribadian dan kebiasaan baikmu yang selama ini kutiru, telah merasuk kedalam diriku dan tak bisa aku hilangkan sampai detik ini. 

Karena aku ingin kau tetap mengingat betapa berharganya dirimu untukku bahkan segunung hadiah yang pernah kuberi untukmu takbisa membelinya, karena barang-barang sederhana itu adalah hasil keringatku dan perasaan menahan lapar selama beberapa minggu, bisakah kau tetap menjaganya untukku?

Mungkin banyak orang di dunia ini yang pernah mengalami jatuh cinta berulang kali dan berkomitmen menjalani hubungan bersama. Semakin panjang benang cinta kita ulur bersama, entah mengapa malah menjadi semakin renggang dan akhirnya jatuh dihantam benda tajam. Alhasil hubungan kita berakhir, namun aku tak bisa berbohong, aku masih punya banyak hal untuk aku ceritakan padamu dan beberapa hal yang ingin aku pinta darimu, untukmu yang pernah mengisi hatiku dulu.

Jujur, aku juga rindu pada lekungan bibir manismu karena diriku, jadi kuharap kau bersedia menghentikan kegalauanmu dan kembali tersenyum untuk orang-orang di sekitarmu, termasuk diriku.

Karena aku tak ingin membawa perasaanmu saat kita bertatap muka kelak, bisakah kau berlatih untuk biasa saja denganku?

Aku tau banyak kenangan tentang kita yang masih tertanam di pikiranmu, entah kenangan baik ataupun buruk, begitu juga denganku. Tapi kita berdua harus sama-sama menerima kenyataan bahwa kita yang dulu dan sekarang tak lagi sama. 

"Satu hal yang aku inginkan dari kita berdua, yang terbaik untukmu, dan yang terbaik untukku, walaupun hal itu akan memisahkan kita berdua selamanya, dengan ikhlas aku menerimanya. Untukmu yang pernah mengisi hatiku terdahulu, terimakasih aku ucapkan yang sebesar-besarnya"

Aku ingin engkau tau beberapa hal yang sangat penting untukmu dan untukku.

Teguran-teguran dan larangan demi larangan yang pernah kau tujukan padaku karena kebiasaan burukku juga masih terpikirkan olehku setiap aku mengulanginya lagi, karena dirimu sudah banyak merubahku menjadi sosok pribadi yang lebih baik dan memberiku bekal yang lebih layak untuk berjalan maju kedepan sendirian, untuk itu aku ucapkan beribu terimakasih untukmu, dan maaf aku tak pernah bisa membalasnya,

Aku tak pernah mempermasalahkan entah kau tetap mengingat kenangan tentang kita atau sudah melupakannya, namun yang pasti aku inginkan adalah kau tetap tersenyum dan menyebarkan aura bahagia untuk orang-orang disekitarmu seperti biasanya, karena aku tak pernah suka jika kemurungan yang terlihat diwajahmu sekarang disebabkan olehku. 

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Tentu saja aku ingin bertemu denganmu nanti, melihat perubahanmu, mengobrol denganmu, sharing tentang kuliahmu dan hobby membosankanmu yang kau tekuni atau bahkan kekasih barumu. Namun saat kau menatap wajahku, aku tak ingin dirimu menangis secara tiba-tiba, merasa grogi, memendam perasaan 'tidak enak' atau bahkan kembali jatuh cinta kepadaku. 

Mungkin hal ini tak terlalu berarti untukmu, namun selalu berarti untukku, karena hadiah yang pernah kuberikan padamu bukan sampah. Aku tak pernah ingin dirimu membuang setangkai bunga plastik yang pernah kuberi untukmu, mengubur boneka dan music box yang selalu menemani tidurmu saat kau masih bersamaku, serta membakar lembaran-lembaran berisi tulisan tanganku yang selalu kutulis setiap bulannya untuk menggodamu. 

Asal kau tau, sampai detik ini aku tak pernah bisa melupakan janji-janji yang pernah kita ukir bersama dulu, bahkan aku masih memiliki niat untuk menepatinya walaupun terlambat. Setiap hari kuputar otakku untuk berfikir dan mengingat, janji manis mana yang paling sederhana yang pernah kugenggam di jari kelingkingmu, agar paling tidak aku bisa menepati salah satu janji kita. Walaupun yang paling sederhana.

"Karena gelas cinta kita yang kupecahkan tak akan kembali utuh walau kususun kembali"

Percaya atau tidak, rasa bersalah selalu menghantui diriku saat aku teringat bahwa janji terbesar yang pernah kuukir bersamamu adalah menjalani hidupku bersama denganmu untuk selamanya. Tentu saja aku tak akan pernah bisa menepatinya, karena dirimu juga telah menutup rapat pintu hatimu untukku atau sekarang kau telah berjalan dengan lelaki lain.