Pencak Silat, Seni Bela Diri「Online gambling games」 Warisan Dunia

  • 时间:
  • 浏览:0

BOnlOnline gambling gamesine gaOnline gambling gamesmbling gameOnline gambling gamessaca juga: UNESCO Tetapkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Pencak silaOnline gambling gamest sudah ada dari zaman nenek moyang dan diturunkan dari generasi ke generasi hingga saat ini.

Sentuhan pencak silat yang dilaksanakan dalam dunia pendidikan dimulai dari tingkat dasar dan akan sangat membantu pembentukan kader bangsa yang berjiwa patriotik, berkepribadian luhur, disiplin, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

KOMPAS.com - Pencak silat adalah salah satu cabang olah raga seni bela diri yang ada di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Aspek lain yang bisa dikembangkan ialah kompetisi, artinya olah raga bisa dipertandingkan dalm bentuk perorangan atau regu.

2. Aspek seni budaya

Ada nilai-nilai luhur yang terkandung dalam jati diri pencak silat, yakni:

Pencak silat memiliki empat aspek utama dan tiga tujuan utama. Empat aspek utama itu meliputi:

Pada tahun 1903 berdiri Perguruan Setia Hati (PSH) dan Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) pada 1922.

Budaya dan permainan seni dalam pencak silat salah satu aspek yang sangat penting. Pada umumnya, istilah itu menggambarkan bentuk seni tarian pencak silat dengan musik dan budaya tradisional.

Tahukah kamu kalau pencak silat kini sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda dunia oleh United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 12 Desember 2019 di Bogota, Kolombia?

Ini untuk mengembangkan aspek seni yang indah dalam gerak yang serasi dan dilandasi rasa cinta kepada budaya bangsa.

1. Aspek mental spiritual

Baca juga: Pemerintah Indonesia Usahakan Pencak Silat Jadi Cabor Olimpiade

Baca juga: Selain Pencak Silat, Ini 9 Budaya Indonesia yang Masuk Warisan Budaya Tak Benda

Pada tahun 1973 dibentuk Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI). Ini untuk menyatukan seluruh pencak silat di Nusantara.

4. Aspek olah raga

Untuk tujuan utama antara lain, tujuan untuk mencapai kesehatan, rekreasi, dan prestasi.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pencak silat adalah seni bela diri tradisional asli Indonesia.

Aspek ini bertujuan untuk mengembangkan aspek bela diri yang terampil dalam gerak efektif.

Pada aspek ini dalam pencak silat sangat penting. Karena pesilat mencoba menyesuaikan pikiran dengan olah tubuh.

3. Aspek bela diri

Diberitakan Kompas.com (13/12/2019), pencak silat ini berasal dari dua daerah di Indonesia, yakni Minangkabau, Sumatra Barat dan Cimahe, Jawa Barat yang punya aliran berbeda-beda.

Seni bela diri ini terus berkembang pesat di tengah masyarakat di Indonesia. Karena terus terpelihara dengan baik oleh masyarakat.

Baca juga: Masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda, Ini Sejarah Pencak Silat

Pencak silat ini merupakan unsur-unsur kepribadian bangsa Indonesia yang dimiliki dari budidaya yang sudah turun temurun.

Kemudian kedua aliran pencak silat Minangkabau dan Cimahi bersatu mendirikan Perhimpunan Pencak Silat Indonesia (PPSI).

Pencak silat membangun dan mengembangkan kepribadian dan karakter mulia seseorang.

Ini untuk menjaga keselamatan atau kesiagaan fisik dan mental yang dilandasi sikap kesatria, tanggap, dan mengendalika diri.

Penyebaran pencak silat di Nusantara sudah terjadi sejak abad ke-7. Ini dibuktikan lewat relief Candi Borobudur.

Ini sudah lama diperkenalkan di Indonesia. Hal ini bisa dilihat pada masa penjajahan Belanda, pencak silat sudah ada dan dipakai untuk melawan penjajah.