Perbedaan Kamuflase dan Mimikri pad「Bodog Sports Account Website」a Hewan

  • 时间:
  • 浏览:0

CoBodog Sports Account Websitentoh Bodog Sports Bodog Sports Account Websiteaccount WebsiteBodog Sports Account Websitelainnya adalah ular hijau yang tinggal di pepohonan dengan banyak daun hijau, belalang hijau yang tinggal di daun, hingga beruang kutub yang terlihat menyatu dengan dataran es yang putih di lingkungannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Kamuflase dan mimikri yang dilakukan hewan memiliki fungsinya masing-masing. Perbedaan dari kamuflase dan mimikri juga dapat dilihat dari fungsinya, yakni: 

Untuk bersembunyi dari predator dan dari mangsa yang sedang diintainya, hewan melakukan kamuflase. Yaitu mekanisme yang membuat hewan tidak terlihat karena menyatu dengan lingkungannya.

Selain kamuflase, beberapa hewan juga dapat melakukan mimikri untuk bertahan hidup. Lantas apakah perbedaan antara kamuflase dan mimikri pada hewan?

Dilansir dari Science North, mimikri juga merupakan adaptasi agar hewan memiliki ciri-ciri yang tampak mirip dengan hewan laun agar bisa bertahan hidup. Misalnya kupu-kupu viceroy (raja muda) yang berdaptasi menciptakan pola sayap yang mirip dengan kupu-kupu monarch (raja).

Baca juga: Jenis-Jenis Hewan di Wilayah Neotropik dan Persebarannya

Jika berada di lingkungan yang tepat, hewan-hewan tersebut dapat berkamuflase dengan sempurna. Namun kamuflase tidak akan berhasil jika mereka ada di lingkungan yang sama sekali berbeda dengan warna, bentuk, dan corak tubuh mereka.

Dilansir dari National Geographic, kamuflase adalah pertahanan atau taktik yang digunakan organisme untuk menyamarkan penampilan mereka, biasanya untuk berbaur dengan lingkungan mereka. Kamuflase memungkinkan organisme menutupi identitas mereka sehingga pemangsa ataupun mangsa tidak bisa mengenali mereka.

Mimikri berfungsi meniru obyek maupun hewan lainnya untuk bertahan hidup. Jika kamuflase membutuhkan tempat yang mirip dengan tubuh hewan, maka mimikri tidak. Mimikri terjadi karena perubahan tubuh hewan dan bisa berhasil walau lingkungannya berubah.

KOMPAS.com – Hewan memiliki kemampuan bertahan hidup dan juga berburu mencari makanannya sendiri.

Tujuan kupu-kupu raja muda meniru kupu-kupu raja adalah agar burung pemangsanya mengira ia adalah kupu-kupu raja yang beracun, padahal raja muda sama sekali tidak beracun. Hal ini membuat burung tidak akan memangsa kupu-kupu raja muda karena salah mengira ia adalah kupu-kupu raja.

Disadur dari Mongabay, spesies hutan terutama mamalia memiliki bintik-bintik atau garis-garis untuk membantunya berkamuflase.

Contoh yang paling sering ditemui adalah pada bunglon. Bunglon adalah hewan mimikri yang bisa mengubah tubuhnya menjadi warna apa saja sesuai dengan tempatnya berada. Bunglon bahkan dapat berubah warna untuk memperingatkan sesama spesiesnya jika terdapat bahaya.

Adapun mimikri adalah salah satu teknik kamuflase hewan. Mimikri berasal dari kata bahasa Inggris “mimic” yang berarti meniru. Sehingga mimikri adalah kemampuan hewan untuk meniru obyek maupun hewan lain agar tidak dikenali pemangsa maupun mangsa mereka.

Baca juga: Contoh Alat Gerak Hewan dan Fungsinya

Atau misalkan zebra yang sedang diintai oleh seekor singa. Jika zabra tersebut berlari ke arah kawanannya, singa akan kehilangan jejak zebra yang diintainya karena garis pada zebra hampir identik satu sama lain. Hal ini meningkatkan peluang hidup pada zebra.

Misalnya macan tutul, jaguar, cheetah, dan harimau memiliki tubuh bercorak. Ketika mereka bersembunyi di lingkungan yang tepat, kamuflase terjadi. Mereka tidak terlihat karena menyatu dengan lingkungan, sehingga bisa menerkam mangsa tanpa diketahui sebelumnya.

Kamuflase berfungsi menyamarkan keberadaan suatu organisme dengan lingkungannya. Hewan dapat berkamuflase dalam habitat aslinya dan seringkali terlihat mencolok di luar habitat aslinya.