Viral Cerita KKN di Desa Penari, Kenapa Kita Suka Cerita「Indonesian Chess」 Horor?

  • 时间:
  • 浏览:0

KOMPAS.com - BeberaIIndonesian ChessndIndonesian Indonesian Chesschessonesian Chessindonesian Chesspa waktu belakangan, publik dihebohkan oleh cerita horor KKN di Desa Penari. Bahkan, hari ini tagar #kkndesapenari juga menjadi trending nomor satu di twitter Indonesia.

Hening juga menilai, para penggemar cerita horor, biasanya adalah orang-orang yang menyukai sensasi tantangan dan memiliki jiwa yang tidak monoton. Saat membaca atau menonton cerita horor, Hening mengatakan hal itu bisa membuat emosi seseorang dan rasa takutnya menjadi satu.

Adapun lokasi yang menjadi background cerita tersebut disamarkan yakni menggunakan nama 'Desa Penari'. Cerita tersebut membuat banyak spekulasi mengenai lokasi tempat yang asli di kalangan netizen.

Horror Story-@bacahorror #bacahorror pic.twitter.com/QM0zY8m9rj

Menanggapi hal tersebut, Kompas.com mencoba menganalisa mengenai, mengapa cerita horor begitu diminati oleh banyak masyarakat.

Kompas.com, Selasa (26/8/2019) mencoba menghubungi Hening Widyastuti seorang psikolog asal Solo. Hening menilai hal tersebut karena adanya rasa sensasional yang didapatkan oleh seseorang ketika menonton film horor.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Kamis (29/8/2019) tagar tersebut sudah "dibicarakan" melalui 16,8 ribu kicauan.

Cerita tersebut pertama kali ditulis dan disebarkan oleh akun @SimpleM81378523 melalui media sosial Twitter.

KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Penari adalah kisah yang bercerita tentang mahasiswa yang mengalami berbagai kejadian horor saat melakukan KKN di sebuah desa pada tahun 2009.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Rasa sensasional yang paling dicari saat film horor ditayangkan, rasa deg-degan bercampur takut yang luar biasa serta keingintahuan yang besar akan apa yang akan terjadi di cerita berikutnya," tuturnya.

Namun penulis sendiri melalui cuitan dalam akun twitternya bersikukuh untuk tidak mengatakan mengenai lokasi yang sebenarnya.

Baca juga: Siap-siap Merinding, Kecerdasan Buatan Sudah Bisa Menulis Cerita Horor