4 Jenis Terbentuknya Gunung beserta Contohnya

  • 时间:
  • 浏览:0

Berikut jenis terbentuknya gunung beserta contohnya:

Dalam situs Lumen Learning dijelaskan jika gunung bisa terbentuk karena terjadinya blok patahan di dalam bumi. Blok patahan ini timbul ketika kerak bumi patah dan akhirnya terangkat ke atas di sepanjang garis sesar bumi.

Pegunungan Himalaya terbentuk karena adanya peristiwa interaksi lempeng yang saling bertabrakan, lebih dari 25 juta tahun yang lalu. Selain itu, ada Gunung Everest yang juga terbentuk lewat proses pergerakan lempeng tektonik.

Melansir dari National Geographic, tabrakan antar lempeng di dalam kerak bumi juga menjadi penyebab terbentuknya gunung.

Baca juga: Fakta Letusan Gunung Krakatau

Contohnya Pegunungan Catskill di New York, yang terbentuk lewat erosi di dataran tinggi. Selain itu, ada Pegunungan Adirondack di New York, yang terbentuk karena proses pergerakan lempeng tektonik dan erosi.

Baca juga: Bentuk-Bentuk Gunung Api

Menurut A. Yanuar dalam buku Seri Sains: Gunung (2019), gunung adalah bentuk kenampakan permukaan tanah yang lebih tinggi dibanding permukaan tanah di sekitarnya. Ciri utama gunung adalah mempunyai beberapa puncak dan lereng yang curam.

KOMPAS.com - Gunung terbentuk lewat serangkaian proses geologi, tepatnya ketika lempeng bumi bergerak dan saling menabrak satu sama lain. Selain tabrakan antar lempeng, terbentuknya gunung dapat melalui proses geologi lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Karena pengaruh tersebut, permukaan gunung mulai terbentuk dan mengikis permukaan yang terbuka. Setelah itu, endapan sedimen mulai terjadi di aliran aluvial, hingga akhirnya terbentuklah karakteristik bentang alam berupa gunung.

Contohnya Pegungan Sierra Nevada di California, serta Pegunungan Harz di Jerman.

Mengutip dari situs Universe Today, terbentuknya gunung juga bisa disebabkan oleh erosi selama berjuta-juta tahun. Erosi ini terjadi karena adanya pengaruh angin, air, es, serta gravitasi.

Antar lempeng tersebut saling bertumbuk satu sama lain, dan akhirnya membentuk lengkungan atau posisi terlipat. Contohnya Pegunungan Jura di Eropa, serta Pegunungan Zagros di Iran.

Dikutip dari buku Lingkungan Abiotik (Jilid I: Atmosfer, Hidrosfer, Litosfer) (2015) karya Sucipto Haryanto, dkk, pergerakan lempeng tektonik dapat menyebabkan terbentuknya gunung.

Proses ini terjadi ketika dua lempeng tektonik saling bertabrakan, sehingga salah satunya menusuk ke bagian bawah lempeng lainnya. Salah satu contohnya adalah Pegunungan Himalaya.