5 Fakta Film G30S/PKI, dari Fi「Baccarat Guide」lm Wajib Era Soeharto hingga Pecahkan Rekor Penonton

  • 时间:
  • 浏览:0

DapaBaccarat GuidBaccarat Guideetkan inforBaccarat Guidemasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Berikut ini beberapa fakta seputar film G30S/PKI tersebut:

Film G30S/PKI merupakan besutan sutradara kawakan Arifin C Noer.

Arifin sebelumnya juga pernah membuat film berjudul Serangan Fajar, Suci Sang Primadona, Petualang Petualang, Harmonikaku, dan Yuyun.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Film Pengkhianatan G30S/PKI Tak Lagi Wajib Disiarkan

Film ini dalam pembuatannya menghabiskan anggaran sebesar Rp 800 juta, dan pengerjaannya memerlukan waktu dua tahun.

Bahkan film yang diproduksi Perum Perusahaan Film Negara (PPFN) pada 1984 tersebut kerap disebut sebagai propaganda ala rezim Orde Baru pimpinan Presiden Soeharto kala itu.

Film G30S/PKI sampai Desember 1984, menarik penonton di DKI Jakarta hingga 699.282.

Baca juga: Kisah Pengambilan Jasad 7 Pahlawan Revolusi di Sumur Lubang Buaya

KOMPAS.com – Film "Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI" atau lazim dikenal dengan nama Pengkhianatan G30S/PKI masih kontroversi. 

Film tersebut merupakan film yang menceritakan mengenai kekejaman PKI dan cerita tentang detik-detik bagaimana para perwira tinggi militer Indonesia diculik sebelum kemudian dibantai hingga akhirnya dikubur menjadi satu lubang yang kemudian disebut sebagai lubang buaya.

Jumlah tersebut mengungguli top box office 1982 yakni Nyi Blorong yang mencetak penonton 354.790 penonton.

Berdasarkan data Harian Kompas (31/12/1984), pada 1984, film G30S/PKI memecahkan rekor penonton wilayah DKI melebihi film-film sebelumnya.