7 Pe「BetVictor」nyebab Rambut Sering Rontok, Bisa Karena Stres

  • 时间:
  • 浏览:0

KBeBetVictortVictorasus ini bisa dirawat untuk menstimulasi tumbuhnya rambut.

Dapatkan inBetVictorformasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Pola kehilangan rambut pada penyebab ini hampir serupa dengan rontok akibat genetik. Bedanya, ini bisa terjadi pada semua orang dan ditandai dengan rambut yang kehilangan warna. Rambut yang tidak memiliki warna ini disebut dengan uban.

Pada kasus ini, perawatan tertentu bisa membantu memperlambat rambut rontok. Beberapa juga merespons perawatan dengan baik hingga rambut tumbuh kembali.

Ini merupakan kondisi autoimun dimana imun tubuh pasien menyerang folikel rambut sehingga rambut tidak bisa lagi tumbuh. Gejala dari penyakit ini adalah rambut rontok tidak hanya pada kulit kepala, namun juga di seluruh bagian tubuh, seperti alis dan bulu mata.

Perawatan bisa membantu menumbuhkan kembali rambut yang telah menipis. Namun, respons tiap orang terhadap perawatan ini akan berbeda-beda.

KOMPAS.com - Rambut rontok bisa mempengaruhi kepercayaan diri seseorang. Penting mengetahui kenapa rambut sering rontok agar mengetahui apakah kerontokan normal atau berlebihan, bisa tumbuh kembali, hingga menentukan apakah perlu perawatan untuk mencegah kebotakan.

Sebagian orang memiliki genetik yang menyebabkan folikel rambut mengecil dan berhenti menumbuhkan rambut. Bahkan terdapat sedikit kasus genetik ini dimulai dari usia remaja.

Dilansir dari American Academy of Dermatology Association, ini alasan kenapa rambut sering rontok.

Misalnya, pada pria, ada orang yang mulai mengalami penipisan rambut di bagian atas kepala, ada juga yang di mulai dari depan garis rambut. Sedangkan pada wanita biasanya ditandai penipisan rambut secara umum.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Rambut Rontok agar Tidak Botak

Baik wanita dan pria cenderung mengalami rambut rontok akibat faktor genetik. Biasanya rontok ini dimulai ketika usia dewasa atau sudah tua. Karakteristiknya khas menunjukkan bahwa kehilangan rambutnya terjadi berpola.