Baccarat fixed play_Betting odds_Legal online casino_Baccarat Pack Winning Method_Ranking of European Bookmakers

  • 时间:
  • 浏览:0

Saat itu, sBuy lottBuy lottery tickets onlineery tickets onlineepupu Dian Sastro kebanyakan menempuh pendidikan di luar neBuy lottery tickets onlinegeri. Hal itu yang membuat ia semakin semangat untuk bisa sekolah di luar dengan uang sendiri. Bertahun-tahun berkarier sebagai model dan artis akhirnya membuahkan hasil, tabungannya lebih dari cukup. Namun, Tuhan berkata lain, tujuan Dian Sastro berubah usai melihat anak sekolah yang nggak mampu untuk mengenyam pendidikan tinggi hanya karena dana.

Dalam tayangan bersama Buy lottery tickets onlineWardah, perempuan berusia 39 tahun itu menceritakan sulitnya mengawali karier di dunia hiburan. Diceritakan Dian dan ibunya sempat diremehkan oleh keluarga besar sendiri hanya karena kelas ekonomi yang nggak setara. Kala itu, sang ibu hanya berpesan untuk terus gigih dan disiplin menggapai cita-cita. Fokus dan lihat 10 tahun ke depan, yang terpenting jangan melakukan hal yang sama memilih hanya karena status ekonomi.

“Tahun 2008 atau 2013 I get it (uang tabungan cukup). Mungkin gak ditakdirkan ke sana, ada aja. Akhirnya yaudah banyak banget Dian-Dian kecil di desa yang impiannya pengin ke perguruan tinggi, cuma mereka nggak punya uang. Kenapa nggak aku pakai uang tabungan aku untuk buka beasiswa Dian,” paparnya dikutip Hipwee dari YouTube WardahBeauty.

Seperti halnya yang dialami artis Dian Sastrowardoyo, belakangan kisah hidupnya kembali disorot usai warganet membagikan potongan video sang artis ke media sosial. Di sana, pemain “Ada Apa dengan Cinta” tersebut mengutarakan perjalanan karier hingga impiannya yang belum bisa terwujud. Namun jangan salah, harapan Dian kini justru digantikan dengan sesuatu yang lebih bermakna. Lantas, apa yang diucapkan Dian sampai dapat pujian dari banyak orang? simak ulasannya di bawah ini.

Kini jumlah penerima sudah mencapai 17 orang sejak dibuka pada 2015. Tujuh diantaranya sudah lulus dan berprofesi dibidang yang diimpikan.  “Jadi sekarang sudah ada 3 batch, 3 angkatan beasiswa Dian. Total 17 anak. Ada yang ngantor, jadi pengacara, sudah ada yang jadi dokter,” tutupnya.

“Aku kuliahin anak kuli bangunan yang juara kelas. Anaknya ibu-ibu penjual nasi kucing yang punya tekadnya satu, pengin kerja kantoran supaya ibunya nggak perlu jual nasi kucing tiap malam. Pas ketemu enam kandidat, akhirnya enam-enamnya aku ambil saking bagusnya,” papar Dian.

Layaknya sebuah misteri, perjalanan hidup seseorang tak ada yang bisa menebak akan berakhir seperti apa. Kadang sesuai dengan harapan, di sisi lain juga bisa bertolak belakang dari yang telah direncanakan. Namun, di balik pilihan yang diambil akan selalu ada makna di baliknya.

Pengorbanan Dian untuk relakan harapannya demi impian orang lain, mendapat apresiasi dari banyak orang. Ia merelakan mimpinya agar impian anak-anak lain bisa terwujudukan. Semoga kedermawanan yang dilakukan sang artis bisa menjadi inspirasi sekaligus penyemangat.

Dian berujar kemampuan finansialnya kala itu hanya sanggup untuk membiayai 2-3 penerima beasiswa. Namun, semua menunjukkan latar belakangan dan kegigihan yang yang kuat hingga ia putuskan untuk terima lebih dari tiga orang.