Pengaruh AC pada Kesehat「Online betting」an dan Siklus Tidur Menurut Ahli

  • 时间:
  • 浏览:0
JAKARTA, KOMPAS.com - OOnline bettingnline bettingsuhu panas yang terus meningkat setiap tahun telah menyebabkan banyak orang memilih menggunakan AC di rumah mereka. 

SBS bisa dihasilkan dari efek penggunaan ACOnline betting, khususnya AC central. Penyebab utamanya adalah ventilasi yang tidak memadai serta kontaminan kimia seperti senyaOnline bettingwa organik volatil (VOC).

Akibatnya, kulit menjadi kering, bersisik, dan gatal. Bahkan, menyebabkan iritasi mata dan kesulitan bernapas pada banyak orang. 

AC dapat menyebabkan seseorang mengalami sick building syndrome (SBS), yakni serangkaian keluhan saat beraktivitas di dalam bangunan.

Dilansir dari Asia One, Kamis (5/8/2021), menurut Profesor James Trevelyan, pendiri startup teknologi lingkungan, Close Comfort, mengatakan bahwa AC memiliki pengaruh terhadap kesehatan dan siklus tidur. 

Menyalakan AC bisa terasa sangat nyaman, terutama pada siang hari yang terik. Selain itu, AC membantu banyak orang mencapai kualitas tidur yang lebih baik. Meski begitu, menyalakan AC juga memiliki kekurangan.

SBS dikaitkan dengan ketidaknyamanan akut, dari sakit kepala, iritasi mata, hidung, tenggorokan, batuk kering, pusing dan mual, hingga kelelahan, yang pada akhirnya berdampak pada produktivitas. 

Baca juga: Cara Mengatur Suhu AC agar Lebih Dingin dan Hemat Energi

Karena itu, emisi karbon dioksida dan tubuh manusia secara bertahap menumpuk di udara sepanjang waktu. AC juga menghilangkan kelembapan dari udara sehingga udara menjadi kering.

Baca juga: Cara Menghemat Tagihan Listrik karena Penggunaan AC

Selain itu, ada pula kontaminan biologis yang sering dikaitkan dengan aksi bakteri dalam akumulasi partikel kulit dan bahan biologis lainnya dalam saluran serta komponen AC. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: AC Berbunyi dan Berdengung? Ini 7 Penyebabnya

Baca juga: 6 Cara Menghemat Energi Saat Menggunakan AC di Rumah

Saat dinyalakan di suatu ruangan, AC dapat mendaur ulang udara dalam ruangan yang 'basi' sepanjang waktu. Tidak ada ventilasi udara segar karena semua ventilasi, jendela, dan pintu pada ruangan harus tertutup saat AC dinyalakan.